Tips Untuk Meningkatkan Efisiensi Data Center Perusahaan

Data center anda mungkin menjadi salah satu pekerjaan yang paling kompleks dalam bisnis yang anda jalankan. Salah satu dari prioritas utama bagi CIO (Chief Information Officer) untuk melakukan penghematan dana, dan seringnya ini menjadi sumber frustasi. Ekspektasi yang diharapkan adalah untuk tumbuh dan mengadaptasi infrastruktur data center disamping harus mengurangi biaya. CIO mempunyai daftar panjang mana hal-hal boros yang harus dieliminasi dan harus menggapai puncak efisiensi infrastruktur data center.

Bagaimana anda melakukannya? Berikut ini adalah beberapa tips untuk anda yang menjabat CIO suatu perusahaan demi meningkatkan efisiensi data center provider anda.

Optimalisasi Infrastruktur

Mungkin ini terdengar mudah, tapi bila anda tidak memiliki infrastruktur yang tepat di dalam data center anda, yang akan anda korbankan adalah efisiensi dan profitabilitas. Optimalkan infrastruktur dengan memastikan bahwa anda punya ruang penyimpanan, server, dan peralatan jaringan yang tepat untuk mengolah data perusahaan anda. Peralatan yang tepat akan membantu mengurangi downtime dan masalah di kemudian hari.

Kelola Data Anda

Fakta yang menarik, apakah anda tahu bahwa ada lebih dari 200 jenis data yang mengalir dalam sebuah data center pada satu waktu? Oleh karena itulah penting untuk menggapai efisiensi pada saat jam sibuk. Kenali dan pahami semua tipe data di perusahaan anda, ini akan membantu untuk menentukan rancangan ruang simpan dan pantauan terhadap kinerja infrastruktur data center.

Selalu Improvisasi

Jangan pernah berpikir bahwa anda telah selesai melakukan optimalisasi yang dibutuhkan untuk data center. Selalu ada ruang untuk improvisasi dalam rancangan dan konsep data center. Mulailah untuk menayakan kepada diri sendiri pertanyaan yang sulit dan dorong diri anda dan staff IT untuk menyelesaikannya. Selalu pantau secara terus-menerus apa yang bisa dioptimalisasi dari infrastruktur data center anda.

Buat Aturan Penyimpanan File

Masalah umum yang kerap dijumpai adalah terjadinya masalah performance server, dan salah satu penyebabnya adalah terlalu lama menyimpan data yang tidak dibutuhkan. Memang perlu untuk menyimpan data perusahaan, namun ini tidak berarti bahwa setiap jenis data harus disimpan selamanya. Buat aturan mana data yang bisa disimpan lama, atau mana data yang bisa dihapus dalam kurun waktu tertentu. Bila memang tidak memungkinkan untuk menghapus data, langkah alternatifnya adalah mengarsipkan data dan menyimpannya secara offline sehingga hanya data-data penting yang diperlukan yang ada pada server.

Banyak PR yang harus diselesaikan oleh seorang CIO. Pengetahuan yang menyeluruh dan update mutlak diperlukan. Anda bisa bergabung dengan grup para professional di bidang ini, baik di forum online ataupun media sosial.